Jumat, 09 November 2018

SUKMA PRABOWO


THE MADELINE HUNTER MODEL
  
SINTAK MODEL PEMBELAJARAN MADELINE HUNTER
FASE
SINTAK AWAL
INOVASI SINTAK
Penilaian pra-pelajaran
-          Guru menentukan tema dari proses IPA dan konsep yang akan diajarkan dalam pelajaran.
-          Guru mengidentifikasi tujuan utama.
-          Guru menemukan tingkat pehaman siswa terhadap materi yang berhubungan dengan tujuan.
-          Guru memilih tujuan harian khusus untuk pelajaran.
-          Guru menanyakan materi sebelumnya untuk melanjutkan materi selajutnya
-          Guru menentukan tema dari proses dan konsep dalam pelajaran IPA
-          Guru bersama siswa mengidentifikasi tujuan utama dari mempelajari tata surya
Pelajaran perencanaan dan sequencing (pengurutan)
Guru mengurutkanpengajarandanmenentukantujuanuntukpelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman siswa saat ini.
-          Guru bersamaSiswamengurutkan tujuan pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman siswa seperti mengetahui karakteristik komponen tata surya. Siswa menyampaikanlatar belakang membuat model tata surya
(kemampuan berpikir kritis dan kreatif)
Set Antisipatif
-          Guru memusatkan perhatian siswa, memperoleh kesiapan mental dan perilaku penuh perhatian, menyediakan koneksi ke pelajaran sebelumnya, dan mengarahkan mereka ke bahan pelajaran di tangan
-          Gurumemberikan stimulus memperlihatkan video dan gambar yang berkaitan dengan permasalahan Tata surya
-          Siswamengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan berbagai permasalahan sesuaitayanganvidio.
Misal :
Guru memperlihatkan sebuah bola kaki
Siswabertanya, apakah bola ini bulat ? apa bentuk bumi seperti bola ini ?
Apakah ada kemungkinan planet-planet di tata surya ini akan saling bertabrakan walaupun jaraknya begitu jauh ? lalu apa yang terjadi dengan bumi kita ini ? (Kritis dan Kreatif)

Objective dan Tujuan
-          Guru mengkomunikasikantujuankepadasiswa, Ini akan memberitahu mereka tentang tujuan hari itu dan menerangkan ke mereka apa yang akan mereka dapat lakukan di akhir pelajaran.
-          Guru menjelaskan mengapa pelajaran itu penting dan berguna.
-          siswa secara khusus mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang dapat mereka raih di akhir pelajaran.
(Kreatif dan Komunikatif)

Masukan Instruksional
Guru membuat proses belajarlebihefektif


-          Guru bersama siswa secara kolaboratif membuat kelompok diskusi  (kreatif dan kolaboratif)

Modeling
-          Guru memberikan contoh isi dan proses IPA yang termasuk dalam tujuan.
-          Guru memberikan contoh hasil pembelajaran yang diharapkan.
-          Guru memberikan masukan visual dan auditori kepada siswa
-          Siswamempelajari gambar-gambar dan hasil model tata surya yang sudah ada
-          Siswaberdiskusiberbagiperan dan berjejer seperti susunan tata surya dan diberi label masing-masing nama matahari dan planet
(Kreatif , kolaboratif dan komunikatif)
Memonitor pemahaman siswa
Guru memantaupemahamansecara berkala dengan sampling, signaling dan explaining. Ini akan mengidentifikasi pemahaman siswa dan memberikan cara untuk menyesuaikan urutan.
-          Dengan contoh yang sudah diperlihatkan, guru mengacak susunan planet tersebut dan menanyakan kepada siswa tentang susunan planet-planet yang mereka lihat
(Kritis)
Guru dan siswa harus memonitor pemahaman tentang apa yang sudah dipelajari
Praktek
-          Siswa harus diberikan kesempatan untuk mempraktekkan konten dan proses yang telah mereka pelajari.
-          Guru memandupraktik, Kemudian praktik dilakukan secara individual
-          Dengan praktek ini memberikan kesempatan untuk menerapkan konsep dan proses dibawah pengawasan guru serta memperluas pemahaman siswa ke situasi baru.
-          Siswa melakukan praktik membuat model tata surya sederhana dengan menggunakan balon warna-warni
-          Siswa secaramandiri dan leluasa dalamberkreasi mendesain perencanaan model tata surya yang akan mereka buat
-          Siswa mengamati ukuran tata surya yang ada di gambar atau buku, mengapa ukuran planet ada yang besar ada yang kecil lalu ada yang memilikin cincin
-          Siswa bekerja sama secara berkelompok untuk membuat model tata surya
-          Guru membantu siswa untuk menjaga agar praktek yang direncanakan rasional dan logis serta bermanfaat bagi pembelajaran mereka.
-          Siswamempresentasikan  modeltatasuryahasilkerjakelompoknya. (Komunikasi)
Penilaian pasca pelajaran
-          Guru menilaikonsepdan proses daripehamanansiswasetelahpelajaranberakhir.

-          Guru bersama siswa melakukan refleksi didalam tujuan, membuat siswa terbiasa untuk selalu mengevaluasi pemahaman mereka tentang apa yang sudah dipelajari.
-          Siswamengevaluasi sejauh mana media yang dihasilkan dari menggunakan balon tersebut dan media  sederhana yang dibuat siswa secara kreatif sehingga berkesan dan bermanfaat, denganmembandingkan model hasilkaryanyadengan model tatasurya yang sudahada.

SUKMA PRABOWO

THE CONSTRUCTIVISME MODEL

SINTAK MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME

The Constructivist Model
Fase
Sintak Original
Inovasi
Critical Thinking
Creative Thinking
Collaborative Thinking
Communicative Thinking
Fase 1
Pengetahuan awal
Guru bertanya “ apakah limbah yang sudah dibuang bisa kita pakai kembali? Contohnya limbah plastik”

Siswa menanggapi pertanyaan guru dan mengemukakan pendapatnya


Guru bertanya “ apakah limbah yang sudah dibuang bisa kita pakai kembali? Contohnya limbah plastik”

Siswa menanggapi pertanyaan guru dan mengemukakan pendapatnya

Siswa membuat kelompok


Siswa akan berfikir kritis kemudian memberi respon dan menanggapi pertanyaan dari guru.
Respon dan tanggapan dari siswa yang menjadi pijakan guru untuk mengetahui sejauh mana keingintahuan siswa dalam mempelajaripengolahan limbah lingkungan.
Siswa mencoba membuat kerangka atau rancangan produk yang akan dibuat dari bahan dasar limbah plastik



Siswa bersama sama dengan guru menyususn sub materi atau topik yang akan dibahas, misalnya pada materi pencemaran lingkungan siswa akan membahas tentang limbah plastik; manfaat maupun dampak dari limbah tersebut
Siswa berinteraksi dengan teman sebangku untuk menjawab pertanyaan d guru



Fase 2
Eksplorasi
Guru memberikan LKS dan alat percobaan kepada siswa untuk membuktikan pendapat mereka

Siswa melakukan percobaan dan mendiskusikan secara berkelompok untuk membuktikan pendapatnya

Siswa menyediakan sendiri alat dan bahan percobaan yang akan dibuat

Siswa melakukan percobaan dan mendiskusikan secara berkelompok untuk membuktikan pendapatnya

Guru menilai dengan rubrik autentikpenilaianuntuk menilai kreatifitas peserta didik atau hal-hal yang berbeda


·         Siswa membuat inovasi produk yang berasaldarilimbahplastik
·         Pesertadidikmengaplikasikan skill ataukreatifitasnya
Siswa bersama teman sekelompok bekerja sama dalam pembuatan produk yang berasal dari limbah plastik
siswa berkomunikasi dengan teman kelompok dalam diskusi dan percoban yang dilakukan
Fase 3
Diskusi dan penjelasan kelompok
Guru memberi kesempatan siswa mempresentasikan hasil kelompok dan menanggapi pertanyaan kelompok lainnya

Siswa menyimpulkan hasil kerja kelompok dan hasil diskusi kelas




Guru memberi kesempatan siswa mempresentasikan hasil kelompok dan menanggapi pertanyaan kelompok lainnya

Siswa menyimpulkan hasil kerja kelompok dan hasil diskusi kelas


Peserta didik  bertanya dan berargumentasi
·  Melihat hal-hal berbeda dari sesuatu proyek yang hampir sama
·  Siswa dapat refleksi hasil pekerjaan
·  Peserta didik dapat melihat efisien dan efektifitas dari setiap kelompok

Peserta didik mampu berkolaborasi dengan kelompoknya dalam presentasi dan proses tanya jawab
Peserta didik saling berargumentasi


Fase 4
Pengembangan dan aplikasi konsep
Guru menanyakan tentang konsep pencemaran lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari serta faktor yang mempengaruhi pencemaran lingkungan dan solusi untuk mengatasi persoalan pencemaran lingkungan

Guru menanyakan tentang konsep pencemaran lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari serta faktor yang mempengaruhi pencemaran lingkungan dan solusi untuk mengatasi persoalan pencemaran lingkungan
Dari hasil diskusi kelompok, hasil dari setiap kelompok di satukan agar mendapatkan satu pengembangan
Siswa menjelaskan konsep pencemaran lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari serta faktor yang mempengaruhi pencemaran lingkungan dan solusi untuk mengatasi persoalan pencemaran lingkungan

Guru bertindak sebagai fasilitator dan menerima semua pendapat peserta didik. Menerima kesalahan konsep.

Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk menemukan hal baru.

Guru menggali berpikir kritis siswa
Peserta didik dapat berpikir kreatif (mengkombinasi hasil karya yang berdasarkan pada beberapa hasil karya kelompok lain) atau mencipta hasil yang baru
Peserta didik berkolaborasi dengan kelompok lain menemukan hal baru
Peserta didik saling berinteraksi

Model Konstruktivis secara umum:
1.      Mengenalkan peserta didik pada objek konsep saat ini.
2.      Menyajikan situasi yang lebih rumit
3.      Peserta didik memilih permasalahan
4.      Membiarkan peserta didik menjelaskan kepada peserta didik lain
5.      Ketika peserta didik tidak memiliki penjelasan yang cukup:
a.       Guru menerima misconcept mereka
b.      Menyarankan penjelasan lain untuk mengembangkan pemikiran
c.       Guru menyetujui, lalu merekonstruksi penejelasan itu.

Kelebihan dari perpaduan  model pembelajaran konstruktivist dan numbered head together
·         Meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran
·         Menimbulkan kreatifitas siswa
·          

Kelemahan dari perpaduan  model pembelajaran konstruktivist dan numbered head together
·         Membutuhkan waktu lebih untuk melakukan percobaan
 

SUKMA PRABOWO

THE MADELINE HUNTER MODEL    SINTAK MODEL PEMBELAJARAN MADELINE HUNTER FASE SINTAK AWAL INOVASI SINTAK ...